Kamis, 29 November 2012

*

aku masih saja sendiri di sini, di tempat yang sama, ruang hampa yang kosong. 
aku mungkin saja kesepian, tapi selalu saja ada banyak hal menarik yang mampu menghapus rasa sepiku. 
Bilangan genapku, aku mencari dirimu, di setiap waktuku. Aku bingung mencari jalan untuk menemukanmu. Lalu aku hampir saja ada di titik putus asa. Tahukah kau, kalau aku menantikan kehadiranmu, menginginkan kau mengetuk pintu hatiku, lalu aku mempersilahkan kau masuk hingga kau nyaman di hatiku. Dan tak akan ku biarkan kau keluar dengan seenaknya. Aku lelah, ingin kusandarkan tubuh ini di pundakmu. Hingga terlelap menanti senja yang datang. Lalu kau menceritakan dongeng manis putri-putri kerajaan. Bukan hal yang spesial, tapi aku suka itu. Kalau kau tak bisa mendongeng beri aku lagu terindah lantunan nyanyian surgawi. Jika kau menolaknya juga, kau bisa memberikan diriku doa termanis yang mampu membuat bidadari surga cemburu mendengarnya. Ah~~ aku mulai berkhayal tentang dirimu, apakah kau begitu manis hingga semua insecta di bumi ingin menghisapmu. Apa kau begitu tinggi hingga semua pohon membicarakan dirimu. Atau apa kau begitu tampan hingga pria di bumi cemburu padamu. Lalu aku memudarkan lamunan tersebut, hal itu begitu sempurna hingga tak terjangkau mataku. Hingga aku kesulitan menemukan dirimu~~

0 komentar:

Posting Komentar